Mantra Patronus (Season 2)

Judulnya serasa Cinta Fitri ya ? 😀

Saya sudah pernah menuliskan Mantra Patronus ku yang pertama. Telah saya posting di Facebook, dan seingatnya itu saya tulis pada tahun 2009, setelah membaca postingan Mantra Patronus milik Bang Raditya Dika. Sekedar intermezzo, saya dulu memang sangat mengaguminya, sekarang pun, tapi dengan kadar yang telah berkurang. Sepertinya saya akan mempostingnya kembali di blog ini sebagai pembanding.

Seorang teman pernah berkata, “Sepetinya kamu harus menulis ulang semua catatan dari buku diarymu ke dalam blog, lalu perhatikan perkembangan tulisanmu dari yang dulu hingga sekarang”. Tidak. Sepertinya saya tidak akn melakukannya. Terlalu memalukan. Cukup dengan membacanya saja untuk bisa belajar dan berkembang.

Kali ini saya ingin membagi lagi salah satu dari perkambangan menulis terhadap sebuah Mantra Patronus.

Sejak tahun 2009 hingga sekarang, sudah tiga tahun lebih. Menemukan banyak hal, mengalami berbagai macam pengalaman baru, rasanya saya telah mendapatkan pengertian yang berbeda atau berkembag akan arti sebuah kenangan bahagia. Dan bagi sebuah Mantra Patronus yang bisa saya artikan sebagai sebuah Mantra Kebahagiaan, maka inilah hal-hal yang baru yang membahagiakan buat saya. Here we goes !

1. Menonton Drama Komedi-Romantis Korea

Image

Ya, saya dengan pedenya tanpa harus malu mengakui kalo selera saya memang mainstream. Dan saya rasa, mayoritas wanita pasti menyukai menonton drama bergenre romantis. Begitu pula saya. Tapi saya lebih memilih genre komedi-romantis daripada drama-romantis. Itu lebih menghibur. Dan kau tahu apa yang khas dari drama komed-romantis Korea ? ya. Tokoh utama wanita selalu seseorang yang memiliki kekurangan. Entah itu bodoh, ceroboh, ataupun miskin. Namun dia cantik dan menyenangkan. Hal itu justru membuat pemeran utama prianya tertarik dengan hal unik tersebut. sebaliknya laki-laki adalah tipikal Pangeran berkudah putih nan sempurna. Tampan, pintar, dan kaya. Seperti contoh drama favoritku adalah Full House, Secret Garden dan Playfull Kiss. Saya seringkali tersenyum-senyum saat menontonnya. Melihat bagaimana mereka ber-lovey-dovey, sangat menyenangkan. Ya, saya membayangkan bagaimana dengan diriku kelak ? 😀

2. Menonton Variety Show We Got Married

Image

Dari judulnya saja sudah cetar membahana gitu lah ya ? ya, salah satu variety show Korea favoritku. Dan pasangan favoritku yang slalu ku ulang-ulang entah berapa puluh kali adalah YongSeo couple. Yonghwa dan Seohyun, atau bisa juga disebut Guguma Couple. Hampir sama seperti saat menonton Drama Korea, Saya suka memperhatikan bagaimana cara orang Korea berpacaran. Karena orang Korea identik dengan kesan romantisme karena serial drama mereka. Dan ya, cara mereka berpacaran sungguh lucu. Terutama pasangan favoritku ini. Karena dalam variety ini diceritakan seolah-olah mereka sudah menikah dan memiliki sebuah rumah, istilahnya pasangan virtual, maka mereka tidak terkesan berpacaran. Namun justru seperti sepasang pengantin baru yang masih malu-malu dan baru kenal. Karena WGM menentukan pasangan secara rahasia. Sebelumnya satu sama lain tidak tahu siapakah yang akan menjadi pasangan mereka. Bukanlah itu sangat lucu dan manis ? 😀

3. Saat Moodku Membaca Buku Baik dan Mendapat Buku Bagus yang Bisa Dibaca

Image

Sungguh. Ini adalah #BahagiaItuSederhana . Saya sangat senang jika moodku membaca buku bagus, lalu disaat itu, buku yang sedang saya baca pun menarik, hingga dapat menyelesaikannya. Menutup buku pada halaman terakhir dengan sebuah senyuman adalah perasaan yang menyenangkan. Sayangnya, sejauh ini kebanyakan saya dapat melakukannya adalah buku fiksi atau novel romantis, seperti.. serial musim Ilana tan ? atau beberapa cerpen dari Dee Lestari ? Jujur, saya memang belum banyak membaca buku. Jika diperbolehkan menyalahkan mood, maka saya akan menyalahkan mood membacaku yang sulit terbangun. Ya, itu adalah Pe-er buatku. Lebih banyak membaca buku.

4. Hujan

Image

Disini bukan hujan sembarangan yang bisa membuatku bahagia. Iya, saya tidak sekonyol itu dengan menganggap setiap hujan itu romantis. Bagaimana bisa dikatakan romantis jika saat itu kau sedang berada di luar, dengan mood yang sedikit buruk, lalu tiba-tiba di jalan hujan ! dan kau tak membawa jas hujan atau payung ! bukankah itu menyebalkan ? bagiku hujan yang menyenangkan adalah saat saya memang sedang ingin menikmatinya. Entah itu dengan tidur (ya, semua orang tau tidur saat hujan begitu membuat nyenyak), menulis sebuah cerita atau puisi (jika sedang mood menulis), ngeTweet puitis tentang hujan, menonton film di kamar, atau hanya sekedar mendengarkan music. Ohya, dan saya sangat menyukai hujan ketika sedang di rumah, dan mood untuk bermain hujan. Hujan-hujan-an itu sangat mengasyikkan. Musim hujan kali ini sudah saya lewatkan dengan hujan-hujan-an. Baik itu di halaman rumah, ataupun saat di jalan, kehujanan dan aku tak bisa berbuat apa-apa selain harus basah, dan tatap pulang. Ohya, saat di kampus beberapa waktu lalu, saya dengan seorang teman juga nekat pulang saat hari hujan deras sekali dengan angin yang cukup kencang. Meski menggunakan payung, saya benci saat sepatuku harus basah terkena genangan air. Karena, saya tidak memilik banyak sepatu di kost. Heheh. Yang jelas, benar sekali, bahwa hujan akan indah jika kau memang berniat untuk menikmatinya.

5. Cucian Kering

Image

Aselik ! ini adalah Bahagia Itu Sederhana yang sering saya elu-elukan di Twitter. Bagaimana tidak bahagia ? saya adalah orang yang tidak begitu rajin mencuci baju tiap minggu atau beberapa hari sekali. Saya akan mencucinya bila merasa sudah menumpuk, atau.. ya, celana dalamku hampir habis, heheh. Dan saat sekalinya mencuci, apalagi di musim hujan begini yang jarang sinar matahari, dan cucianku kering, maka akan sangat membahagiakan. Iya, sesederhana itu kok bahagia.

 6. Trying Something New

Image

Hal ini tidak pernah gagal membuat mood saya akan baik selama beberaa hari. Mencoba sesuatu yang baru, dengan spontan, adalah hal yang menyenangkan. Seperti beberapa waktu lalu saat saya dan teman-teman pergi ke bukit Paralayang, di Batu pada malam hari. Sepertinya saya belum pernah melihat pemandangan malam dengan lampu kerlap-kerlip seindah itu 😀 dan saat mengingatnya, saya selalu menyunggingkan senyum. Bahagia. Lega 🙂

7. Nostalgia

Imagesaat masa (sepertinya) alay dan bahagia

Apapun caranya, bagaimanapun perasaannya, tapi bernostalgia itu selalu menyenangkan. Bebicara berlama-lama di telfon dengan teman SMA, bertemu mereka dan mengadakan sebuah acara sederhana seperti rujakan mungkin, atau hanya sekedar melihat foto-foto lama ketika saya masih langsing dan bersama teman-teman. Ohya, dan membaca ucapan selamat ulang tahun yang teman-teman kirimkan buat saya. Pokoknya mengingat kenangan menyenangkan itu benar-benar menyenenangkan. Dan saya bahagia bisa mengingatnya dengan baik. Bernostalgia.

Sepertinya itu dulu hal-hal yang bisa saya ingat tentang bagaimana hal sederhana bisa membuat saya bahagia. Walaupun masih banyak hal lain yang bisa membuat saya bahagia dengan mudahnya. Dan saya yakin, selalu yakin, seperti hidup yang selalu memiliki hukum keseimbangan, dalam bahagia yang saya dapat, pasti akan ada sedih juga yang saya rasakan. Tapi saya selalu yakin, bahagia itu akan terus ada, ada, dan ada.

Selamat berbahagia 😀

Advertisements

About ARTnisaa

share my own world, that random, fun, and a lot of though about
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s